Regulasi Freight Forwarder di Indonesia

Diposting pada
Regulasi Freight Forwarder di Indonesia
Regulasi Freight Forwarder di Indonesia

Regulasi Freight Forwarder di Indonesia, setiap import atau eksport barang dari Indonesia dan negara-negara di Indonesia tentu saja memiliki regulasi tersendiri, setiap negeri memiliki aturan agar dapat melindungi perekonomian di dalam negeri mereka.

Sehingga mereka dapat melindungi para pedagang atau produsen di dalam negeri. Sehingga perekonomian dapat berkembang dengan baik. Seperti di negara kita sangat banyak barang yang tidak bisa di beli dari luar negeri.

Untuk melindungi para produsen di dalam negeri. Misalnya, beras, yang bisa mengeksport beras dari luar negeri hanyalah pemerintah, hal ini bertujuan untuk melindungi petani padi.

Regulasi Freight Forwarder di Indonesia, Untuk mendapatkan regulasi kita lebih dulu mencari No HS produk tersebut di No HS dengan berdasarkan NO HS tersebut kita dapat mengeksport barang tersebut dan hal apa saja yang harus di siapkan.

Misalnya apakah kita harus menyiapkan MSDS atau apakah barang harus memimiliki izin khusus? atau apakah kita harus melapor ke badan BPOM untuk mendapatkan izin dan lain-lain. Setelah semuanya terpenuhi maka proses selainjutnya adalah PIB (pemberitahuan import barang).

Regulasi Freight Forwarder di Indonesia,Tidak semua orang memiliki izin untuk export import barang, sehingga hal inilah yang di kerjakan oleh sebuah perusahaan freight forwarder.

Salah satu perusahann yang melayani hal ini adalah Freight forwarding di Indonesia sebagai perpanjangan tangan dari perusahaan yang ingin membeli barang dari luar negeri atau mengirimkan barang ke luar negeri.

Dalam hal ini maka perusahaan tersebutlah yang mengurus pengiriman, di lanjutkan dengan mereka akan menghubungi partner mereka di alamat tujuan barang.

Untuk menerima dan menyiapkan dokumen di negara tujuan, seperti izin dan atau semacam PEB (pemberitahuan export barang).

Selanjutnya, mereka akan mengangkut barang tersebut ke alamat yang ditunjuk oleh pemilik barang.

Biasanya, sebuah perusahaan freight forwarder telah memiliki alat transportasi yang bisa mengangkut barang yang akan di distribukan, baik berupa pesawat terbang, kapal laut, truk dan berbagai jenis alat tranportasi lainnya.

Di negara kita, regulasi export import barang selalu mengalami perubahan, hal itulah yang harus di ketahui oleh perusahaan freight forwarder.

Perubahan ini di terbitkan menteri Perdagangan, maka perusahaan freight forwarder menyesuaikannya, seperti pajak, MSDS dan data pendukung lainnya. Regulasi Freight Forwarder di Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *